UPMP PIAUD UIN Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo Laksanakan Benchmarking Penjaminan Mutu ke Universitas Negeri Malang

Bagikan :

Malang – Unit Penjaminan Mutu Program Studi (UPMP) Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD) bersama seluruh Unit Penjaminan Mutu Program (UPMP), Gugus Kendali Mutu (GKM), serta Wakil Dekan I Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) UIN Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo melaksanakan kegiatan benchmarking ke Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Malang (UM), Kamis (27/8/2026).

Kegiatan benchmarking ini bertujuan memperkuat kerja sama dalam pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, sekaligus menjadi wadah berbagi praktik baik mengenai pengelolaan sistem penjaminan mutu yang diterapkan di tingkat fakultas maupun program studi.

Rangkaian kegiatan diawali dengan sambutan Dekan Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Malang sebagai tuan rumah. Selanjutnya, sambutan disampaikan oleh Wakil Dekan I Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan UIN Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo yang menekankan pentingnya kolaborasi antarlembaga dalam meningkatkan budaya mutu di perguruan tinggi.

Dalam sesi pemaparan materi, Ketua Unit Penjaminan Mutu Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Malang, Dr. Zamroni, S.Psi., S.Pd., menjelaskan secara rinci sistem penjaminan mutu yang diterapkan di UM. Ia mengungkapkan bahwa peran GKM dan UPM di UM sangat komprehensif, tidak hanya melakukan monitoring terhadap program studi, tetapi juga melibatkan auditor Audit Mutu Internal (AMI) yang telah memiliki sertifikasi dari lembaga yang diakui secara resmi.

Menurut Dr. Zamroni, auditor AMI di Universitas Negeri Malang diwajibkan mengikuti proses sertifikasi sebagai bentuk penjaminan kompetensi auditor dalam melaksanakan audit internal. Selain itu, UPM fakultas dan GKM program studi memiliki tugas monitoring yang terjadwal sepanjang semester, mulai dari monitoring awal perkuliahan pada minggu pertama hingga kedua, monitoring tengah semester pada minggu kesembilan hingga kesepuluh setelah Ujian Tengah Semester (UTS), hingga monitoring akhir perkuliahan pada minggu ke-18 setelah Ujian Akhir Semester (UAS).

Dalam mendukung pelaksanaan monitoring tersebut, Universitas Negeri Malang memanfaatkan dua sistem digital, yakni Monevjar dan Sipejar. Aplikasi Monevjar digunakan sebagai media pengumpulan hasil monitoring pembelajaran, sedangkan Sipejar berfungsi sebagai platform pembelajaran yang terintegrasi dengan Sistem Informasi Akademik (SIAKAD). Melalui Sipejar, dosen mengunggah berbagai perangkat pembelajaran seperti Rencana Pembelajaran Semester (RPS), materi perkuliahan, hingga produk pembelajaran yang dihasilkan selama proses perkuliahan.

Melalui kegiatan benchmarking ini, UPMP PIAUD bersama seluruh peserta memperoleh wawasan baru mengenai penguatan sistem penjaminan mutu berbasis monitoring yang terstruktur, pemanfaatan teknologi informasi dalam pengelolaan pembelajaran, serta pengembangan kompetensi auditor AMI melalui sertifikasi. Pengalaman tersebut diharapkan dapat menjadi referensi dalam pengembangan budaya mutu di lingkungan Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan UIN Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo.

Berita Terkait