Kolaborasi Penelitian Internasional Dosen PIAUD UIN Ponorogo dengan Peneliti Universiti Sains Islam Malaysia

Bagikan :

Salah satu dosen Jurusan Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD) UIN Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo, Safiruddin Al Baqi, berhasil menerbitkan artikel ilmiah hasil kolaborasi internasional bersama Nur Afiah, peneliti dari Universiti Sains Islam Malaysia (USIM). Artikel tersebut dimuat dalam Al-Athfal: Jurnal Pendidikan Anak (SINTA 2) edisi Vol. 11 No. 1, Juni 2025 (https://ejournal.uin-suka.ac.id/tarbiyah/alathfal/article/view/10993).

Penelitian berjudul Screen Time vs. Speaking Time: A Qualitative Comparison of Speech Development in Toddlers with Different Gadget Use Patterns ini mengangkat isu penting, yaitu bagaimana pola penggunaan gadget memengaruhi kemampuan bicara anak usia dini. Dengan pendekatan kualitatif, para peneliti membandingkan anak-anak yang menggunakan gadget secara intensif dengan yang penggunaannya terbatas.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa anak-anak yang hanya menggunakan gadget untuk komunikasi aktif, seperti video call dengan keluarga, menunjukkan kemampuan bicara yang lebih baik dan tidak memerlukan terapi wicara. Sebaliknya, anak-anak yang terpapar layar pasif dalam waktu lama cenderung mengalami keterlambatan bicara, memiliki kosakata terbatas, dan kurang responsif dalam berinteraksi.

“Temuan ini mempertegas pentingnya interaksi verbal langsung antara anak dan orang tua. Gadget bukan musuh, tapi harus digunakan secara bijak dan aktif,” ujar Safiruddin Al Baqi.

Studi ini tidak hanya memperkaya literatur akademik, tapi juga memberi dampak praktis bagi orang tua, guru, dan pembuat kebijakan dalam merancang pola asuh serta program pendidikan anak yang lebih ramah perkembangan.

Keberhasilan publikasi ini menjadi bukti bahwa kolaborasi lintas negara sangat mungkin dilakukan, bahkan dari daerah seperti Ponorogo, jika disertai semangat riset dan kemauan untuk berbagi kontribusi bagi kemajuan pendidikan anak usia dini.

Berita Terkait